Pentingnya Brand Image Dalam Pemasaran dan Bagaimana Cara Membangunnya

Irwansolution.com – Brand adalah sebuah nama, istilah, desain, symbol atau ciri-ciri yang menunjukkan identitas atau image dari suatu produk atau jasa. Dengan adanya suatu brand maka akan menunjukkan image, nama dan kualitas produk, cara produsen menjalankan bisnis, dan bagaimana produsen meyakinkan konsumennya. Dengan adanya suatu brand akan memudahkan orang-orang mengenali suatu produk. Branding adalah kumpulan kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh pemilik brand dalam rangka proses membangun dan membesarkan brand. Tanpa dilakukannya kegiatan komunikasi kepada konsumen yang disusun dan direncanakan dengan baik, maka sebuah merek tidak akan dikenal dan tidak mempunyai arti apa-apa bagi konsumen atau target konsumennya.

Mengapa Branding begitu penting? Karena selain sebagai identitas produk, brand juga akan menumbuhkan loyalitas konsumen. Biasanya bila seseorang sudah cocok dan akrab dengan suatu brand, dia tidak akan mudah berpaling pada brand lain. Selain itu, bagi sebagian orang, brand juga seringkali dianggap sebagai identitas dirinya. Namun, kecocokan tentu tak hanya berasal dari nama, tetapi juga kualitas produk, pelayanan yang memuaskan, dan harga yang reasonable. Semakin banyak konsumen yang merasa puas dengan kualitas produk, maka semakin tinggi nilai jual sebuah brand.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membangun brand image adalah

1. Simpel dan bermakna

Berdasarkan salah satu hasil survei marketing, masyarakat berusia muda cenderung lebih memilih menggunakan produk dengan nama brand asing atau pun yang terkesan asing. Namun, tak berarti nama-nama yang terkesan lokal juga tak dilirik, lho. Terpenting, pilihlah nama yang simpel, agar mudah diucapkan dan diingat. Selain itu, ada baiknya memilih nama brand yang memiliki arti tertentu. Bila tak ingin repot, kita juga bisa menggunakan nama sendiri menjadi nama brand, seperti yang dilakukan brand-brand ternama, seperti Yves Saint Laurent dan lainnya.

2. Gunakan logo

Ciptakanlah sebuah logo visual yang sesuai dengan produk dan brand produk . Logo ini dapat membantu brand yang diciptakan agar terkesan lebih mewah dan istimewa.Dengan logo juga menjadi identitas dari bisnis yang sedang kita kebmabngkan dan Dengan logo, kita dapat membentuk sebuah komunikasi melalui tanda yang mudah dimengerti dan diingat oleh setiap orang tanpa batasan bahasa. Inilah yang nantinya akan menjadi identitas bisnis .

3. Menyasar target pasar yang tepat

Hal lain yang tak kalah penting adalah menentukan target market, yakni siapa sasaran utama bisnis kita?. Bila memilih target market menengah ke atas, tentu image yang mesti dibentuk adalah sebuah produk mewah. Seringkali para pelaku usaha kecil menengah (UKM)) bingung menentukan target sasarannya. Seringkali mereka terjebak ingin memuaskan klien yang mewah, sekaligus ingin melayani klien yang ekonomis dengan harga menengah. Tidak ada produk dewa yang bisa tepat untuk semua golongan. Karena, kedua pasar ini sulit digabungkan.

Ketika kita ingin mengejar target pasar kelas atas, kita harus berani pasang harga tinggi dengan kualitas sangat baik. Sementara sebaliknya, jika ingin mengejar konsumen yang amat kritis untuk mendapatkan harga murah, maka juallah produk dengan harga murah, namun kualitas bisa diturunkan. Jika kita berusaha berada di tengah-tengah, butuh kejelian yang lebih, karena si target pasar yang kelas atas, umumnya gengsi untuk membeli barang murah, karena terbiasa dengan brand-brand bermerek. Sementara yang kelas menengah ke bawah, cenderung mencari yang mereknya biasa, asal murah. Tentukan pasar Anda siapa, dari sana akan lebih mudah meneruskan promosi dan nilai tambah produk Anda ketimbang saingan.

4. Promosi sesuai sasaran

Setiap pengusaha tentu ingin produknya menjadi pembicaraan dan dipuji banyak orang. Tetapi, bagaimana bisa dibicarakan bila tak ada yang mengenal produknya? Trik yang selalu digunakan oleh para marketer adalah dengan teknik promosi. Bukan sembarang promosi, melainkan promosi yang tepat sasaran. Pilih orang-orang yang berpengaruh di kelompoknya untuk mengenal produk kita. Beri dia sampel gratis atau ajak dia mencoba produk kita. Bila ia menyukainya, dengan mudah produk kita akan dikenal luas. Selain itu, kita juga perlu menggelar event khusus untuk memperkenalkan brand yang sedang kita bangun.

Kartu nama, flyer,spanduk juga menjadi sarana promosi yang tepat. Kita dapat membangun brand image terhadap prooduk yang sedang kita kembangkan kemanapun kita melangkah. Mis melalu stiker yang ditempel di kendaraan, Tas, atau bahkan T shirt yang kita pakai. simple nya kemana kita bergerak, brand yang sedang kita rintis juga harus terus bergerak mengikuti langkah kita

5. Mendompleng ketenaran

Cara ini juga bisa digunakan, dan cukup mudah agar produk kita segera dilirik konsumen adalah membuat produk kita digunakan oleh selebriti atau public figure saat acara pesta atau event sosial lainnya. Karena biasanya apa yang dikenakan oleh public figure akan segera menjadi perhatian banyak orang. Di sinilah kesempatan kita untuk memperkenalkan brand sekaligus membentuk brand image. Ini bahkan akan lebih efektif dari sekadar memajang produk di etalase toko.

6. Pengenalan produk

Sebagai produk dengan brand baru tentu belum banyak dikenal orang. Pada saat merilis produk tersebut ke pasar, ada baiknya Anda menjelaskan secara detail kepada para calon customer tentang produk tersebut, dari bahan baku, proses pembuatan, hingga manfaatnya. Jangan lupa, paparkan juga keunikan dan keunggulan yang kita dimiliki.

Sekarang banyak sekali penyedia jasa pembuatan brand. Para produsen yang ingin mengenalkan usahanya tentu saja tahu bahwa mereka membutuhkan bantuan jasa pembuatan brand. Mereka tidak mungkin memasarkan produknya sendiri dengan keterbatasan waktu dan persaingan pasar yang begitu cepat dan ketat. Perlu diperhatikan dalam memilih agensi, customer perlu mengetahui portfolio brand agency tersebut.

Hal itu dikarenakan agensi akan mempengaruhi suatu kualitas brand dimana brand itu akan digunakan untuk jangka waktu yang sangat lama. Agensi yang menawarkan jasa tentunya sudah memiliki skill dalam pembentukan brand bahkan mereka akan menawarkan berbagai metode dan strategi dalam aktivitas brand jika klien menginginkannya.

Biaya pembuatan brand mungkin cukup kompetitif, mengingat sepadan dengan kreativitas agensi dimana mereka harus benar-benar paham bahwa brand yang dibuatnya berbeda dari brand produk lainnya. Lebih lanjut lagi meskipun produsen mempunyai nama dan menghasilkan kualitas produk yang baik mereka tetap membutuhkan branding agency jika ingin produknya dikenal luas oleh konsumen. Branding adalah investasi yang wajib bagi pemilik brand supaya mampu muncul dalam kancah kompetisi. Brand image yang berpersepsi baik oleh masyarakat akan cenderung dipilih dan digunakan, begitu besarnya peran branding ini.

Salam,
Irwan Hernawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s