Tips Cerdas Mengelola Uang Bulanan untuk Mahasiswa

Irwansolution.com – Keuangan adalah suatu yang dibutuhkan oleh semua orang, namun tak semua orang bisa memanfaatkan uang dengan bijak, bahkan banyak yang menghambur-hamburkan begitu saja. Memiliki uang akan memberi seseorang sebuah kesempatan untuk mengambil keputusan, baik mereka sudah tua ataupun masih muda. Kamu sebagai anak yang masih dibiayai oleh orang tua haruslah menghargai bagaimana jerih payah orang tua dalam mendapatkan uang untuk memenuhi segala kebutuhan kamu, termasuk salah satunya yang berkaitan dengan pendidikan kamu.

Pernahkah kamu merasa kehabisan uang saku, padahal kiriman uang saku bulanan dari orang tua baru saja datang beberapa hari yang lalu? Mungkin sebagian besar mahasiswa yang masih mengandalkan uang saku dari orang tua pernah merasakannya. Apabila ini terjadi terus-menerus, bukan tidak mungkin akan mengganggu konsentrasi belajar serta prestasi kita sebagai mahasiswa.

Sebenarnya hal tersebut bisa dihindari apabila kita bisa mengatur keuangan yang kita miliki itu – meskipun berupa uang saku – dengan benar. Bagi yang telah memiliki tambahan uang saku dari usaha sampingan, bukan berarti sudah merasa tercukupi, karena percayalah kamu tidak akan merasa cukup dengan berapa pun uang yang kamu miliki, kalau tidak diatur dengan benar

Berikut adalah tips sederhana yang bisa kamu terapkan dalam mengelola keuangan bulanan.

Biasakan mengelompokkan pengeluaran

Pengeluaran seorang mahasiswa bisa berbentuk pengeluaran rutin, misalnya untuk membayar sewa kamar (kos), biaya makan sehari-hari, pulsa, atau membeli buku yang menunjang pendidikan. Selain itu ada pula pengeluaran tidak rutin seperti biaya fotokopi, sewa Internet, jalan-jalan bersama teman, atau membeli majalah. Pengeluaran ini mungkin bervariasi untuk masing-masing orang. Catatlah pengeluaran-pengeluaran tersebut, dan masukkan masing-masing biaya pengeluaran dalam sebuah amplop. Akan lebih baik jika kamu menyimpan struk atau bukti pembayaran yang kamu lakukan, gunanya adalah untuk memeriksa kembali pengeluaran-pengeluaran kamu pada akhir setiap bulannya.

Kontrol diri dan batasi pengeluaran

Untuk pengeluaran rutin, jumlahnya akan cenderung tetap setiap bulannya. Namun untuk pengeluaran tidak rutin, kamu harus disiplin untuk membatasi diri. Buatlah skala prioritas dari kebutuhan-kebutuhan itu. Misalnya, apabila biaya fotokopi atau Internet untuk menunjang kegiatan belajar melebihi anggaran, kamu harus mengurangi kebutuhan yang tidak terlalu penting, seperti minum kopi di café bersama teman-teman. Intinya, jangan sampai kamu nombok (atau bahkan ngutang) hanya untuk memenuhi keinginan kamu. Hal itu bukan berarti kamu jadi pelit terhadap diri sendiri. Memberikan reward untuk diri sendiri boleh saja, asalkan kita bisa memastikan pengeluaran-pengeluaran yang penting untuk kegiatan kita sebagai mahasiswa sudah terpenuhi.

Menabung

Sisihkan sebagian uang saku yang kamu terima untuk ditabung, pada saat kamu menerima uang itu. Jumlahnya tidak perlu terlalu besar, yang penting rutin dilakukan. Tabungan pun bisa berbentuk tabungan darurat dan tabungan untuk tujuan tertentu. Tabungan darurat adalah tabungan yang hanya digunakan untuk keadaan darurat, sedangkan tabungan untuk tujuan tertentu bisa digunakan untuk memenuhi keinginan kamu. Jadi, jika kamu ingin membeli pakaian yang agak mahal, membeli gadget terbaru, atau sebagai modal usaha kecil-kecilan, sebaiknya kamu lakukan dengan menyisihkan uang saku sedikit demi sedikit. Kalau menabung di bank dianggap terlalu ribet karena nominal yang ditabung tiap bulannya tidak besar, mengapa tidak menabung di celengan yang tidak mudah dibuka? Tabungan ini akan sangat bermanfaat apabila kamu sangat membutuhkan dana cepat, apalagi dalam keadaan darurat.

Ubah mindset

Uang saku biasanya diberikan oleh orang tua kamu memang untuk memenuhi kebutuhan kamu. Namun sayang, beberapa dari kamu menganggap kebutuhan itu sebatas hanya untuk jajan saja. Ini adalah pandangan yang salah. Uang saku yang diberikan oleh orang tua kepada kamu memiliki tujuan lainnya yaitu untuk melatih kamu agar pandai mengelolanya sebaik mungkin. Sehingga ketika terjadi kebutuhan yang mendesak, kamu bisa mengatasinya sendiri sesegera mungkin tanpa perlu menunggu bantuan atau keputusan dari orang tua.

Belajar Investasi

Beberapa mahasiswa sekarang sudah memiliki pemikiran panjang mengenai keuangan mereka untuk jangka panjang. Mereka beranggapan bahwa menabung tidaklah cukup. Mereka lebih tertantang untuk melakukan investasi. Kamu bisa juga mencoba cara yang satu ini.

Investasi kedengarannya cukup berat untuk kalangan mahasiswa, mengingat harga saham perusahaan besar atau dengan membeli property yang sangat tidak terjangkau untuk kalangan mahasiswa. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan jika kamu ingin berinvestasi.

Coba dilihat dulu apa yang kamu investasikan tersebut sudah kamu pahami seluk beluknya. Kalau sudah apakah resiko kerugiannya besar atau kecil? Setiap orang mempunyai profil risiko yang berbeda-beda, lakukan investasi sesuai dengan profil risiko, tujuan, dan jangka waktu keuangan kamu. Berinvestasi di pasar modal maupun produk investasi lainnya mempunyai risiko, baik risiko penurunan dana investasi maupun kehilangan dana investasi kamu. Hasil investasi yang lampau tidak tetap dan bukan merupakan jaminan untuk mencapai investasi di masa yang akan datang. Calon investor diharapkan mempelajari produk keuangan dan investasi dengan seksama sebelum melakukan investasi.

Pesan penting lainnya adalah agar kamu mulai membudayakan diri untuk menabung dan berinvestasi, karena roda kehidupan berputar begitu pula dengan roda ekonomi. Kebutuhan kamu akan meningkat semakin banyak, jangan sampai pemasukan kamu lebih kecil dari pengeluaran kamu. Semoga bermanfaat!

Salam,
Irwan Hernawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s