Cara Efektif Mengendalikan Diri dari Emosi

Irwansolution.com – Perasaan merupakan sesuatu yang sulit untuk dikendalikan, bahkan seringkali perasaan dapat mengalahkan logika saat bertindak. Keputusan yang kita ambil dengan tergesa-gesa dan berdasarkan perasaan negatif lebih sering berakhir dengan penyesalan di kemudian hari. Jika tidak tahu bagaimana cara mengambil keputusan yang tepat, perasaan negatif seperti marah dan cemburu akan membuat kita hilang kendali. Apabila dibiarkan terus-menerus, perasaan tersebut akan mendominasi keseharian kita.

Pernahkah Anda bertemu dengan orang yang selalu marah-marah? Jangan kira bahwa hal tersebut adalah sifat bawaan. Mereka selalu membiarkan amarah mengendalikan diri mereka sehingga perasaan tersebut melekat dengan diri mereka. Sikap seperti ini cenderung kekanak-kanakan dan biasa disebut dengan sifat ’emosional’. Jika Anda akrab dengan kondisi di tersebut, Anda mungkin termasuk orang yang susah mengendalikan emosi. Barangkali juga Anda merasakan dampak negatif emosi tersebut seperti stres, tekanan darah tinggi, serangan jantung, gangguan tidur, stroke, atau gangguan pernapasan (asma).

Ada banyak cara menghilangkan sifat emosional, salah satunya adalah dengan senantiasa mengendalikan diri. Berikut ini beberapa cara untuk bisa meredam sifat emosional dan amarah kita

1. Menenangkan diri sendiri

Dari perspektif manajemen marah, marah bisa dilihat sebagai sebuah siklus agresi (aggression cycle) yang terdiri dari eskalasi, eksplosi, dan pasca-eksplosi. Oleh karena itu, saat Anda marah, tenangkan diri sehingga siklus agresi Anda berantakan. Dengan pikiran tenang, Anda bisa berpikir logis dan mencari solusi.

2. Tidak Terburu-buru dalam Bertindak

Bereaksi secara terburu-buru dapat menjadi kesalahan yang fatal. Jika tidak tahu cara bersikap sabar dalam segala hal, hampir bisa dipastikan kita akan mengeluarkan kata-kata atau tindakan yang akan kita sesali nantinya. Sebelum perasaan negatif mengambil alih, cobalah untuk menarik nafas dalam-dalam. Lakukan hal ini selama lima menit, rasa tegang perlahan akan menghilang dan detak jantung akan kembali normal. Ketika sudah merasa cukup tenang, yakinkan diri kita bahwa perasaan negatif tersebut hanya sementara.

3. Mengingat dampak negatif yang akan terjadi

Emosi yang meluap-luap biasanya membuat yang bersangkutan gelap mata. Jika sudah demikian, dia akan memukul, berteriak, memaki, atau merusak barang-barang yang ada. Nah, untuk menghindari keadaan ini, ingatlah dampak negatif yang akan terjadi jika Anda tidak bisa melawan emosi.

Sebagai contoh, Anda bertengkar hebat dengan isteri Anda. Saat amarah akan meledak (misalnya Anda akan memukul), ingat dampak negatif yang akan terjadi seperti isteri Anda akan lebam mukanya, mertua membenci Anda, atau Anda dilaporkan isteri Anda ke polisi karena melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

4. Lampiaskan Emosi dengan Cara yang Sehat

Adanya emosi bukanlah untuk dipendam. Saat emosi menghinggapi diri Anda, cobalah menelepon atau mengunjungi teman dekat untuk menceritakan masalah yang sedang Anda hadapi. Mendengarkan pendapat dari orang lain akan memberikan kita perspektif baru dalam menemukan solusi dari masalah tersebut. Mulailah menulis buku harian dan mencurahkan perasaan ke atas kertas. Selain itu, olahraga dan meditasi juga termasuk cara meredam emosi diri. Tahukah Anda bahwa dengan menggerakkan tubuh selama 10 menit saja dapat melepaskan senyawa organik yang dapat membuat otak merasa tenang sehingga kita tetap berada dalam kendali penuh. Lakukan aktivitas yang menurut Anda paling cocok untuk menghilangkan perasaan negatif dari dalam diri Anda.

5. Membuang Pikiran Negatif

Perasaan negatif akan menghasilkan pikiran yang negatif pula. Saat dihinggapi perasaan yang membuat Anda berpikiran negatif, buang jauh-jauh pikiran tersebut. Pikiran negatif hanya akan membuat sesuatu yang buruk menjadi lebih buruk. Kita harus tahu cara meningkatkan keyakinan diri. Sebagai contoh, saat Anda memiliki masalah dalam sebuah hubungan, daripada berpikiran bahwa hubungan tersebut sudah tidak bisa diselamatkan, cobalah berpikir bahwa dalam hubungan tersebut, sebagaimana hubungan yang lain, selalu ada cara mempertahankan hubungan yang sudah lama, tidak mungkin selama Anda menjalani hubungan tersebut tidak terdapat sisi baik di dalamnya. Dengan membuang pikiran negatif, kita dapat mengubah bagaimana sebuah peristiwa berdampak pada diri kita.

6. Memaafkan dan melupakan

Anda sering mengungkit-ungkit masalah lama sehingga emosi Anda meluap lagi? Mulai sekarang, maafkan mereka yang telah memberi Anda masalah (misalnya menyakiti, membohongi, merendahkan, atau menjelekkan Anda) dan lupakan.

Dengan memaafkan dan melupakan, saya bisa berfokus pada hal-hal penting yang berdampak positif pada kehidupan saya. Selain itu, saya juga terhindar dari balas dendam.

7. Membaca ta’awudz dan ber istighfar

Jika Anda beragama Islam, baca ta’awudz (a-‘udzu billahi minas syaithanir rajiim) untuk menahan diri ketika Anda sedang marah. Dengan membaca ta’awudz tersebut, Anda memohon perlindungan kepada Allah SWT dari gangguan setan yang merupakan sumber amarah. Selain itu Anda juga bisa ber istighfar (Astaghfirullah Al-azim), dengan beristighfar sejenak dapat membuat hati anda tenang dan tentram.

8. Berolahraga

Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi emosi adalah berolahraga seperti berjalan kaki, bermain sepak bola, lari, atau berenang. Apa pun jenisnya, olahraga bisa menstimulasi zat-zat kimia dalam otak yang membuat Anda lebih rileks dan bahagia. Selain itu, olahraga akan menguras energi Anda secara positif sehingga melenturkan ketegangan syaraf Anda.

9. Makan

Cara yang satu ini terkesan agak aneh, akan tetapi banyak yang sudah membuktikan bahwa makan disaat emosi bisa meredam emosi jiwa kita. Tentunya makan makananan yang dianjurkan juga tidak boleh berlebihan, karena bisa membuat Anda terbawa pada msalah berat badan nantinya.

Emosi harus dikendalikan agar tidak memberi dampak negatif pada diri sendiri atau orang lain.Jangan heran bila Anda kesulitan menerapkannya karena memang mengendalikan emosi itu perlu waktu dan latihan. Cobalah terus menerus sehingga Anda mendapatkan cara efektif dalam mengontrol emosi Anda. Semoga bermanfaat.

Salam,
Irwan Hernawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s