Ingatlah Tidak Ada Sukses yang Instan, Semua Butuh Proses

Irwansolution.com – Kata instan menurut hemat saya bisa berarti cepat dan mudah. Cepat untuk di dapatkan dan mudah untuk dicapai. Kata instan menandakan sedikitnya proses yang dilakukan untuk mendapatkan hasil sesuai dengan apa yang diinginkan.

Untuk menjadi sukses kita harus pandai membangun relasi, pembicara pada waktu itu mengatakan “Open your mind, open your heart, build friendship”. Jangan suka membenci orang lain karena anda tidak akan pernah tau jadi apa dia nanti. Orang yang anda benci bisa jadi lebih sukses dari anda. Kita itu ibarat pohon, pohon itu terkenal karena buahnya maka kita harus bisa terkenal dari apa yang kita hasilkan. Kita juga harus mempunyai akar yang kuat agar kita tidak tumbang dalam karir kita, selain itu kita juga harus bisa mengayomi banyak orang seperti pohon yang lebat daunnya.

Terkait dengan yang instan-instan, saat ini begitu banyak seminar-seminar atau buku-buku yang memberikan materi cara sukses secara instan, dengan judul yang begitu provokatif, semisal “cara kaya dalam waktu 7 hari tanpa lelah tanpa gagal” dan masih banyak lagi. Dan kemungkinan akan banyak orang yang menghadiri atau membeli buku yang berjudul seperti ini. Apalagi kemudian acara atau buku tersebut di endorse oleh artis atau motivator terkenal maka orang-orang akan semakin yakin bahwa dengan mengikuti seminar atau membaca buku ini mereka pasti bisa menggapai kekayaan dalam waktu 7 hari.

Inilah hal yang sering terjadi di sekeliling kita, dimana banyak orang-orang yang ingin sukses ingin kaya dengan instan tanpa proses panjang, tanpa proses lelah dan tanpa proses mengalami kegagalan. Padahal pelajaran terpenting yang kita harus ambil ada pada prosesnya bukan hasilnya. Hasil adalah tujuan akhir, sedangkan proses adalah cara kita di dalam menggapai tujuan tersebut.

Kembali kepada kata instan. Semua orang yang menginginkan segala sesuatunya baik itu kesuksesan maupun kebahagiaan dengan instan seharusnya belajar dari mie instan. Lah kok nyambung ke mie instan?, iya belajarlah dari mie instan, karena mie instan yang katanya bisa dinikmati dengan cara yang instan saja ketika kita ingin menikmatinya harus melewati berbagai macam proses, dari membuka bungkusnya, kemudian memasak air hingga mendidih, mencelupkan mie ke dalam air mendidih, menyiapkan bumbu-bumbunya di piring dan seterusnya sehingga mie instan tersebut selesai dihidangkan dan dinikmati.

Jadi marilah kita berpikir ulang kembali, tidak ada sesuatu yang instan, yang serba cepat lagi mudah. Semua pasti melalui banyak proses. Dan sudah selayaknyalah kita menjalani proses-proses tersebut. Hal yang instan memang mustahil untuk di dapatkan, akan tetapi percepatan di dalam proses bisa kita lakukan dengan cara belajar kepada orang-orang yang telah memiliki pengalaman, dan hal ini akan meminimalisir proses-proses yang panjang menjadi lebih singkat, akan tetapi semua bergantung kepada kita, tergantung seberapa maksimal kita menjalani prosesnya.

Ingatlah “sebuah hasil tidak akan menghiati dari suatu proses”. Jadi jangan terus bermimpi untuk sukses dengan cara instan, mulai bangun dari tidur Anda, dan mulai kerjakan apa yang Anda rencanakan.

Salam,
Irwan Hernawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s